BANYUWANGI, PAWARTA.COM – Mohamad Nanang Kosim, pemuda berusia 22 tahun yang tenggelam di Pantai Grajagan, Banyuwangi ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, Senin (17/11/2025).
Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan setelah dua hari pencarian. Korban ditemukan sekitar 1,3 mil laut dari lokasi awal dilaporkan hilang.
SAR Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit mengatakan, operasi SAR dilakukan dengan mengerahkan sejumlah unsur SAR, baik dari laut maupun darat.
“Setelah upaya pencarian yang terus kita lakukan sejak laporan diterima, korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal,” ujar Nanang.
Menurutnya, satu SRU air melakukan penyisiran menggunakan dua perahu karet dan peralatan water rescue di area pencarian seluas sekitar 6 mil laut. Secara paralel, satu SRU darat juga dikerahkan untuk menyisir sepanjang pesisir Pantai Grajagan.
Upaya pencarian turut melibatkan nelayan setempat, yang diminta membantu memantau kondisi sekitar dan segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Grajagan untuk penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, tim rescue Pos SAR Banyuwangi bersama unsur SAR lainnya merespon laporan warga terkait kejadian tenggelamnya korban. Seluruh unsur bekerja secara terkoordinasi untuk mempercepat proses pencarian.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Pos SAR Banyuwangi, Pos TNI AL Grajagan, BPBD Banyuwangi, Damkar, Satpolairud Grajagan, Polhut TN Alas Purwo, Tagana, 851 Rescue, RAPI, agen informasi kebencanaan, Ambulance Koin Dhuafa, warga setempat, serta unsur pendukung lainnya.











